Ada banyak topik komunikasi yang terjalin antara Anda dan pasangan. Namun di antara sekian banyak topik, yang paling kritis adalah komunikasi soal keuangan. Anna Surti Ariani, psikolog keluarga, mengatakan banyak perceraian terjadi karena mandeknya komunikasi soal uang. “Pangkal utama persoalan adalah ketidakterbukaan mereka dalam hal keuangan, termasuk di antaranya keterbukaan soal gaji dan pengeluaran pribadi,” ucap Anna.
Banyak lelaki yang masih merasa tak terlalu penting membicarakan persoalan keuangannnya pada pasangan. “Yang penting semua kebutuhan pasangan terpenuhi, dia tidak perlu tahu berapa gaji saya,” begitu dalih mereka. Padahal, tidak semuanya sesederhana itu. Mengapa keterbukaan soal jumlah gaji begitu penting?
Anna menjelaskan, pasangan memberitahu atau tidak penghasilannya pada Anda, sebenarnya bukan kewajiban. Namun, memberitahukan jumlah penghasilannya dengan suka rela kepada pasangan bisa menunjukkan itikad baik dia untuk bersikap terbuka.
Apalagi, ketika hubungan sudah di depan gerbang pernikahan atau sudah menikah, sudah sewajarnya Anda dan dia saling terbuka, termasuk soal gaji. Jika tidak, akan menimbulkan berbagai prasangka negatif. Anda akan beranggapan dia pelit, tidak fair dan tuduhan negatif lainnya yang memicu perselisihan.
Selain itu, menurut Anna, rumahtangga ibarat perusahaan, yang memiliki sistem manajemen keuangan dan harus dikelola dengan baik jika tak ingin bangkrut. “Untuk membangun suatu perusahaan, tentu yang dibutuhkan adalah mengetahui dengan jelas berapa modalnya. Karena dari sinilah Anda dan pasangan membangun suatu sistem manajemen keuangan yang baik serta untuk membuat rencana keuangan jangka panjang dan pendek,” ungkapnya.
Jika pasangan mempunyai pemikiran yang sama dengan Anda, mungkin tanpa diminta pun dia akan segera memberitahukan penghasilannya pada Anda. Bagaimana jika pasangan adalah tipe pria yang pelit memberi informasi soal gajiya pada Anda? Jangan dulu berburuk sangka. Sikapnya ini mungkin dilandasi oleh beberapa alasan berikut ini.
- Gajinya Kecil
Ia merasa malu dan terlalu gengsi untuk memberitahu pasangan soal gajinya karena gajinya tidak sebesar Anda. Pada kasus ini ia mungkin takut kalau Anda mengetahui gajinya yang kecil, Anda akan menginjak-injak dirinya dan tak lagi menghormati dirinya sehingga ia memilih bungkam.
- Gaji yang Terlalu Besar
Gaji yang lebih besar atau jauh lebih besar dari pasangan tak urung membuat seseorang juga merahasiakan soal gajinya. Mungki dia taku pasangan bakal merongrongnya begitu mengetahui dia makmur. Atau ia khawatir akan timbul perasaan minder pada pasangan karena gajinya jauh lebih kecil.
- Privasi
Ia menganggap bahwa masalah penghasilan adalah masalah yang sangat pribadi untuk diungkapkan, termasuk pada pasangan sendiri. Jadi bukan perkara besar atau kecil gajinya, tapi lebih kepada persoalan privasi.
- Didikan Orangtua
Alasan lain, mungkin karena pola pengasuhan di dalam keluarganya yang membuat dia tidak terbiasa mengungkapkan soal gajinya pada Anda. Bisa karena dia mencontoh sikap orangtuanya, yang juga juga tidak saling terbuka soal gaji.

No comments yet
Pengumpan komentar untuk artikel ini